Skip to main content

4 Hal yang Harus Anda Miliki jika ingin Berkontribusi

 


4 Hal yang Harus Anda Miliki jika ingin Berkontribusi

1.  Kepemimpinan

Kepemimpinan itu memiliki peran yang sangat dahsyat, karena bisa mengubah kehidupan manusia bahkan bisa mengubah kehidupan dunia. Karena lewat kepemimpinan bisa membuat regulasi, keputusan-keputusan. Maka beruntunglah orang-orang yang Allah pilih sebagai pemimpin yang amanah.



2.  Pemikiran dan Pencerahan

Jadi akademisi, kembangkan pemikiran lewat tulisan-tulisan, lewat ceramah. Karena kalau ceramah, ibaratnya Kita melempar peluru kepada satu lawan. Kalau dengan tulisan, ibaratnya Kita melempar peluru kepada 1000 orang. Kenapa, karena kalau Kita menulis, bisa menjangkau lebih banyak orang. Kalau ceramah, sebatas didiengar setelah itu hilang. Untung kalau ada You Tube. 


3.  Finansial dan

Harus ada pemikiran untuk mengembangkan (perbaikan) ekonomi baik sebagai Da’i atau Pengusaha. Karena Da’i yang berduit itu beda dengan Dai yang tidak berduit. Sama halnya jika ada organisasi yang hanya fokus pada pemikiran dan tidak memikirkan ekonomi, maka organisasi itu tidak akan bertahan lama. 


4.  Profesi

Profesi Kita masing-masing. Sebagai Da’i, sebagai Guru. Pertahankan itu semuanya. 


Karena jika empat hal ini dimiliki akan menjadi catatan sejarah bagi kehidupan manusia yang terus berkembang dan menjadi amal soleh yang tidak akan putus. Mungkin Kita sudah neninggal, namun dengan peran-peran itu, manusia masih menikmati.



Disarikan dari Ceramah Dr. Abbas Baco Miro, Lc., MA dalam Kajian Spesial Awal Tahun, Pembaruan Spirit dan Jejak Langkah

Comments

Popular posts from this blog

Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’

  Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’ Bagi anak Komunikasi dan Penyiaran Islam kalimat Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’ sudah sering kali didengarkan alias sudah menjadi sarapan setiap waktu. Kalimat ini ampuh membangun semangat atau tasyji’ dalam setiap menjalankan amanah dakwah di daerah-daerah tempat tugas. Lalu, apakah arti dari kalimat tersebut? Nahnu Du’aat Qabla Kulli Syai’ ialah Kami Dai sebelum sebagai yang lainnya. Artinya, sebagai apa dan menjadi apapun mereka saat ini atau kelak himmah dakwahnya tetap menyatu dalam pribadinya. Ia boleh menjadi pejabat negara, pegawai pemerintahan, pegawai swasta, direktur perusahaan, menjadi atasan atau bahkan menjadi bawahan, semangat dalam mengajak kepada kebaikan terus Ia tularkan kepada siapa pun. Dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai Dai, Ia bukan hanya dituntut mengunggulkan sisi retorikanya saja dalam hal ini kemampuan dia dalam berbicara, mengusai panggung semata, memikat Ketika sedang berceramah tapi hal yang lain yang tid...

Delapan Pesan Inspiratif Syekh Arafat Al Majidi Hafizahullah

Delapan Pesan Inspiratif Syekh Arafat Al Majidi 1. Sunnah kehidupan adalah selalu berubah-ubah. Hari ini Anda berada di lembaga A, ke depan bisa jadi pindah ke lembaga B. 2. Maksimalkan setiap kesempatan untuk belajar mencari pengalaman dari hal yang paling kecil hingga yang paling besar. Carilah pengalaman sebanyak-banyaknya. Jangan puas denga hanya satu pengetahuan. 3. Ketika bekerja dalam sebuah lembaga pahamilah bahwa Anda tidak lama bekerja di situ, apa yang diberikan berupa gaji, pastikan itu akan cepat habis. Yang tidak akan hilang adalah pengalaman dalam bekerja. Ketemu dengan tim, maka buatlah kesan yang baik, etos kerja yang baik. Ketika Anda dikenal punya etos kerja yang baik, orang yang mengenalmu akan merekomendasikanmu jika sewaktu-waktu ada orang yang membutuhkan. Saling bertukar kontak dan perkuat silaturahim.  4.  Jangan jadikan Dakwah sebagai Profesi, Dakwah adalah risalah dari Allah subhanahu wataaala. Sebagaimana para ulama-ulama terdahulu, sela...

Jenis-Jenis Komunikasi Dakwah Menurut Al Quran

  Jenis-Jenis Komunikasi Dakwah Menurut Al Quran   Sebelum Kita membahas jenis-jenis Komunikasi Dakwah di dalam al Qur’an, Yuk kita kenali dulu apa itu Komunikasi Dakwah? Komunikasi Dakwah Komunikasi artinya suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak ke pihak yang lain baik secara verbal maupun non verbal. Sedangkan pengertian dakwah adalah panggilan, seruan, atau ajakan yang asal katanya (masdar) dari Bahasa Arab da’a-yad’u. Adapun secara istilah ialah ajakan kepada jalan Allah swt. sesuai dengan akidah, syariah, dan ahlak karimah.   Di dalam al-Qur’an terdapat jenis-jenis perkataan atau komunikasi yang digunakan. Apa saja itu? 1. Perkataan yang Baik (Qaulan Ma’rufa) Qaulan Ma’rufa   artinya perkataan yang baik, ungkapan yang pantas, santun yang tidak menyakiti atau menyinggung perasaan. Selain itu, qaulan ma’rufa adalah perkataan yang penuh dengan manfaat, sehingga menghasilkan kebaikan.   ﴿ وَلَا تُؤْتُوا السُّ...