Skip to main content

Tips Mudah Belajar Bahasa Arab

Tips Mudah Belajar Bahasa Arab

Peercaya ngga sih, kalau belajar Bahasa Arab itu mudah…?

Syukurlah, kalau sahabat semua percaya belajar Bahasa Arab itu mudah.

Tapi kalau sebaliknya, menganggap belajar Bahasa Arab itu susah, wah… itu musibah. Kok, musibah? Iya dong, karena belajar Bahasa Arab sangat erat kaitannya dengan peradaban kita sebagai Umat Islam.

Sahabat, sangat perlu tanamkan keyakinan “Bahasa Arab itu Mudah” biar kalau kita pelajari betul-betul mudah. Pada dasarnya belajar Bahasa itu, sama. Adalah pembiasaan yang paling penting.

Semakin biasa mendengar, menulis, berbicara, maka akan semakin memudahkan dalam penguasaan Bahasa.

Betul kan?

Jadi penting pembiasaan yah sahabat! Alias pembiasaan jangan diremehkan!

Agar semakin memudahkan, Sahabat perlu tahu kekuatan kemampuan belajarnya.

Yaitu, apakah sahabat dominan pada pendengaran, penglihatan, atau langsung praktik.  Gimana Sahabat, udah pada tahu kemampuan yang paling dominannya dalam belajar?

"Kalau Sahabat termasuk dominan dalam pendengaran, yah diupayakan agar sering mendengar kata/kalimat Bahasa Arab. Silakan buat rekaman atau minta direkam suaranya para Ustadz/Syekh lalu, dengar berkali-kali."

Kalau kelebihnnya dominan melihat, gunakan media HP/Laptop download video-video yang bisa sahabat tiru cara pelafalan atau penyebutannya dan praktikkan.

Begitupun, jika sahabat termasuk orang yang dominan praktik, maka cara yang paling tepat adalah bergabunglah dengan komunitas yang mendukung untuk terus praktik berbicara.

Selamat mencoba sahabat sekalian.

Semoga Allah swt. mudahkan sahabat dalam belajar Bahasa Arab. Aamiin

 

Comments

Popular posts from this blog

Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’

  Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’ Bagi anak Komunikasi dan Penyiaran Islam kalimat Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’ sudah sering kali didengarkan alias sudah menjadi sarapan setiap waktu. Kalimat ini ampuh membangun semangat atau tasyji’ dalam setiap menjalankan amanah dakwah di daerah-daerah tempat tugas. Lalu, apakah arti dari kalimat tersebut? Nahnu Du’aat Qabla Kulli Syai’ ialah Kami Dai sebelum sebagai yang lainnya. Artinya, sebagai apa dan menjadi apapun mereka saat ini atau kelak himmah dakwahnya tetap menyatu dalam pribadinya. Ia boleh menjadi pejabat negara, pegawai pemerintahan, pegawai swasta, direktur perusahaan, menjadi atasan atau bahkan menjadi bawahan, semangat dalam mengajak kepada kebaikan terus Ia tularkan kepada siapa pun. Dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai Dai, Ia bukan hanya dituntut mengunggulkan sisi retorikanya saja dalam hal ini kemampuan dia dalam berbicara, mengusai panggung semata, memikat Ketika sedang berceramah tapi hal yang lain yang tid...

Empat Perkara Kebahagiaan Hakiki

Empat Perkara Kebahagıaan Hakiki: 1. Kedekatan kepada Allah 2. Hubungan keluarga yang baik 3. Sehat jasmani 4. Pekerjaan yang bagus Jika salah satu diantaranya tidak terwujud atau tidak didapatkan maka tidak lengkap kebahagian itu. Walaupun sehat jasmaninya pekerjaannya bagus namun hubungan kekeluargaannya tidak bagus, maka tidak sempurna suatu kebahagiaan seseorang. Walaupun, hubungan keluarganya bagus, pekerjaannya bagus namun hubungannya kepada Allah tidak bagus, tidak taat kepada Allah, maka kebahagiaanya itu tidak sempurna. Yang paling utama ialah kedekatan kepada Allah. Sebab kedekatan itu mendatangkan ketenagan, mendatangkan kebahagiaan, mendatangkan keridaan, mendatangkan optimisme, menghadirkan kegembiraan, Karena Allah subhanahu wataala berfirman: ﴿ وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِيْ فَاِنَّ لَهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَعْمٰى ١٢٤ ﴾ "Siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit. Kami akan men...

Delapan Pesan Inspiratif Syekh Arafat Al Majidi Hafizahullah

Delapan Pesan Inspiratif Syekh Arafat Al Majidi 1. Sunnah kehidupan adalah selalu berubah-ubah. Hari ini Anda berada di lembaga A, ke depan bisa jadi pindah ke lembaga B. 2. Maksimalkan setiap kesempatan untuk belajar mencari pengalaman dari hal yang paling kecil hingga yang paling besar. Carilah pengalaman sebanyak-banyaknya. Jangan puas denga hanya satu pengetahuan. 3. Ketika bekerja dalam sebuah lembaga pahamilah bahwa Anda tidak lama bekerja di situ, apa yang diberikan berupa gaji, pastikan itu akan cepat habis. Yang tidak akan hilang adalah pengalaman dalam bekerja. Ketemu dengan tim, maka buatlah kesan yang baik, etos kerja yang baik. Ketika Anda dikenal punya etos kerja yang baik, orang yang mengenalmu akan merekomendasikanmu jika sewaktu-waktu ada orang yang membutuhkan. Saling bertukar kontak dan perkuat silaturahim.  4.  Jangan jadikan Dakwah sebagai Profesi, Dakwah adalah risalah dari Allah subhanahu wataaala. Sebagaimana para ulama-ulama terdahulu, sela...