Skip to main content

Kolaborasi: Kamu Bisa Apa? Punya Apa?


 

Kata kolaborasi akhir-akhir ini sering dicapkan oleh banyak kalangan, khususnya yang ingin membangun sebuah bisnis baik bisnis jasa atau barang apalagi bisnis media. Ini bagai solusi yang sangat diharapkan oleh orang yang ingin membangun sebuah bisnis, kelihatannya sangat tepat dan ideal jika ini bisa terwujud.

Namun, Satu kata yang menurut Saya tidak sesederhana itu karena punya konsekuensi. Minimal ada dua konsekuensi yang harus ditanggung, pertama komitmen; dan kedua kepercayaan.

Bahwa setiap individu yang terlibat, musti punya komitmen yang kuat dan bisa dipercaya. Setidaknya ini adalah modal utama dari kolaborasi itu. Karena, perjalanan akan berhenti di tengah jalan kalau sudah tidak menjalankan komitmen dan tidak lagi dapat dipercaya antar sesama tim work.

Kamu bisa apa? Punya apa? Saya bisa ini dan punya ini. Itulah setidaknya pertanyaan jika ingin memulai melakukan kolaborasi. Karena, setiap orang hadir dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Kolaborasi dimaksudkan agar tercipta suatu kekuatan dan pengaruh besar.

Kelebihan itu dimaksimalkan sementara kekurangan diisi dengan peluang. Ada yang jago mengkonsep atau konseptor, sangat lihai merumuskan satu konsep, ada yang jago eksekusi atau eksekutor ada yang jago kerja teknis, sangat kuat kerja dan mampu menuntaskan dedline yang diberikan.

Ada pun punya kelebihan dimodal, mungkin nda bisa terlalu mengurusi konsep dan kerja teknis, namun punya modal kuat untuk dipergunakan. Itulah kelebihan-kelebihan yang ketika mampu disenergikan akan mampu menciptakan satu kekuatan.

Comments

Popular posts from this blog

Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’

  Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’ Bagi anak Komunikasi dan Penyiaran Islam kalimat Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’ sudah sering kali didengarkan alias sudah menjadi sarapan setiap waktu. Kalimat ini ampuh membangun semangat atau tasyji’ dalam setiap menjalankan amanah dakwah di daerah-daerah tempat tugas. Lalu, apakah arti dari kalimat tersebut? Nahnu Du’aat Qabla Kulli Syai’ ialah Kami Dai sebelum sebagai yang lainnya. Artinya, sebagai apa dan menjadi apapun mereka saat ini atau kelak himmah dakwahnya tetap menyatu dalam pribadinya. Ia boleh menjadi pejabat negara, pegawai pemerintahan, pegawai swasta, direktur perusahaan, menjadi atasan atau bahkan menjadi bawahan, semangat dalam mengajak kepada kebaikan terus Ia tularkan kepada siapa pun. Dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai Dai, Ia bukan hanya dituntut mengunggulkan sisi retorikanya saja dalam hal ini kemampuan dia dalam berbicara, mengusai panggung semata, memikat Ketika sedang berceramah tapi hal yang lain yang tid...

Delapan Pesan Inspiratif Syekh Arafat Al Majidi Hafizahullah

Delapan Pesan Inspiratif Syekh Arafat Al Majidi 1. Sunnah kehidupan adalah selalu berubah-ubah. Hari ini Anda berada di lembaga A, ke depan bisa jadi pindah ke lembaga B. 2. Maksimalkan setiap kesempatan untuk belajar mencari pengalaman dari hal yang paling kecil hingga yang paling besar. Carilah pengalaman sebanyak-banyaknya. Jangan puas denga hanya satu pengetahuan. 3. Ketika bekerja dalam sebuah lembaga pahamilah bahwa Anda tidak lama bekerja di situ, apa yang diberikan berupa gaji, pastikan itu akan cepat habis. Yang tidak akan hilang adalah pengalaman dalam bekerja. Ketemu dengan tim, maka buatlah kesan yang baik, etos kerja yang baik. Ketika Anda dikenal punya etos kerja yang baik, orang yang mengenalmu akan merekomendasikanmu jika sewaktu-waktu ada orang yang membutuhkan. Saling bertukar kontak dan perkuat silaturahim.  4.  Jangan jadikan Dakwah sebagai Profesi, Dakwah adalah risalah dari Allah subhanahu wataaala. Sebagaimana para ulama-ulama terdahulu, sela...

Jenis-Jenis Komunikasi Dakwah Menurut Al Quran

  Jenis-Jenis Komunikasi Dakwah Menurut Al Quran   Sebelum Kita membahas jenis-jenis Komunikasi Dakwah di dalam al Qur’an, Yuk kita kenali dulu apa itu Komunikasi Dakwah? Komunikasi Dakwah Komunikasi artinya suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak ke pihak yang lain baik secara verbal maupun non verbal. Sedangkan pengertian dakwah adalah panggilan, seruan, atau ajakan yang asal katanya (masdar) dari Bahasa Arab da’a-yad’u. Adapun secara istilah ialah ajakan kepada jalan Allah swt. sesuai dengan akidah, syariah, dan ahlak karimah.   Di dalam al-Qur’an terdapat jenis-jenis perkataan atau komunikasi yang digunakan. Apa saja itu? 1. Perkataan yang Baik (Qaulan Ma’rufa) Qaulan Ma’rufa   artinya perkataan yang baik, ungkapan yang pantas, santun yang tidak menyakiti atau menyinggung perasaan. Selain itu, qaulan ma’rufa adalah perkataan yang penuh dengan manfaat, sehingga menghasilkan kebaikan.   ﴿ وَلَا تُؤْتُوا السُّ...