Skip to main content

BOSAN

 B.O.S.A.N

Apa yang Anda ingin katakan dengan kata ini? Bosan. Pernahkah anda dalam melakukan rutinitas atau pekerjaan tapi anda menjalaninya dengan rasa bosan? Saya yakin pernah. Dan bagi penulis, itu adalah manusiawi saja.

Tapi tentu, ini tidak boleh bercokol terlalu lama di dalam perasaan Kita, sebab akan mempengaruhi produktifitas Kita dalam mengerjakan rutinitas itu.

Tahukah Anda, kata bosan ini sudah pernah disinggung oleh Nabi Kita Muhammad saw. dalam hadistnya:

روى البخاري (43) ومسلم (785) واللفظ له عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدِي امْرَأَةٌ، فَقَالَ: مَنْ هَذِهِ؟ فَقُلْتُ: امْرَأَةٌ لَا تَنَامُ، تُصَلِّي. قَالَ: عَلَيْكُمْ مِنْ الْعَمَلِ مَا تُطِيقُونَ فَوَاللَّهِ لَا يَمَلُّ اللَّهُ حَتَّى تَمَلُّوا وَكَانَ أَحَبَّ الدِّينِ إِلَيْهِ مَا دَاوَمَ عَلَيْهِ صَاحِبُهُ.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (43) dan Muslim (785), dengan lafaz dari Muslim, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

Rasulullah ﷺ masuk menemuiku sementara di sisiku ada seorang wanita. Maka beliau bertanya, “Siapa ini?” Aku menjawab, “Seorang wanita yang tidak tidur, ia terus menerus shalat.” Lalu beliau bersabda, “Lakukanlah amal sesuai kemampuan kalian, karena demi Allah, Allah tidak akan bosan sampai kalian sendiri yang bosan. Dan agama yang paling dicintai oleh-Nya adalah yang dilakukan secara terus-menerus oleh pelakunya.”

Yang ingin penulis higlight dari hadist tersebut adalah, "Allah tidak akan bosan sampai kalian sendiri yang bosan"

Misalnya, melaksanakan solat tapi bosan, melaksanakan puasa tapi bosan, jenuh dan lain-lain.

Jadi ini adalah warning bagi Kita ketika melakukan kebaikan atau amal kebaikan harus sepenuh hati, dengan penuh keyakinan. Sebab keyakinan dan sepenuh hati dalam berbuat baik, dapat menjadi penentu kualitas amal Kita dihadapan Allah azza wajalla.

Anda bisa bayangkan ketika Allah sendiri yang bosan mencatat kebaikan yang Kita lakukan. Bukankah itu adalah kerugian buat Kita sendiri, tetap beramal namun dalam melaksanakan rutinitas itu, tidak penuh yakin, tidak sepenuh hati apalagi bosan.


Arinal Hidayah Amsur #aha


#puasa #ramadan #almalal

Comments

Popular posts from this blog

Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’

  Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’ Bagi anak Komunikasi dan Penyiaran Islam kalimat Nahnu Duat Qabla Kulli Syai’ sudah sering kali didengarkan alias sudah menjadi sarapan setiap waktu. Kalimat ini ampuh membangun semangat atau tasyji’ dalam setiap menjalankan amanah dakwah di daerah-daerah tempat tugas. Lalu, apakah arti dari kalimat tersebut? Nahnu Du’aat Qabla Kulli Syai’ ialah Kami Dai sebelum sebagai yang lainnya. Artinya, sebagai apa dan menjadi apapun mereka saat ini atau kelak himmah dakwahnya tetap menyatu dalam pribadinya. Ia boleh menjadi pejabat negara, pegawai pemerintahan, pegawai swasta, direktur perusahaan, menjadi atasan atau bahkan menjadi bawahan, semangat dalam mengajak kepada kebaikan terus Ia tularkan kepada siapa pun. Dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai Dai, Ia bukan hanya dituntut mengunggulkan sisi retorikanya saja dalam hal ini kemampuan dia dalam berbicara, mengusai panggung semata, memikat Ketika sedang berceramah tapi hal yang lain yang tid...

Delapan Pesan Inspiratif Syekh Arafat Al Majidi Hafizahullah

Delapan Pesan Inspiratif Syekh Arafat Al Majidi 1. Sunnah kehidupan adalah selalu berubah-ubah. Hari ini Anda berada di lembaga A, ke depan bisa jadi pindah ke lembaga B. 2. Maksimalkan setiap kesempatan untuk belajar mencari pengalaman dari hal yang paling kecil hingga yang paling besar. Carilah pengalaman sebanyak-banyaknya. Jangan puas denga hanya satu pengetahuan. 3. Ketika bekerja dalam sebuah lembaga pahamilah bahwa Anda tidak lama bekerja di situ, apa yang diberikan berupa gaji, pastikan itu akan cepat habis. Yang tidak akan hilang adalah pengalaman dalam bekerja. Ketemu dengan tim, maka buatlah kesan yang baik, etos kerja yang baik. Ketika Anda dikenal punya etos kerja yang baik, orang yang mengenalmu akan merekomendasikanmu jika sewaktu-waktu ada orang yang membutuhkan. Saling bertukar kontak dan perkuat silaturahim.  4.  Jangan jadikan Dakwah sebagai Profesi, Dakwah adalah risalah dari Allah subhanahu wataaala. Sebagaimana para ulama-ulama terdahulu, sela...

Jenis-Jenis Komunikasi Dakwah Menurut Al Quran

  Jenis-Jenis Komunikasi Dakwah Menurut Al Quran   Sebelum Kita membahas jenis-jenis Komunikasi Dakwah di dalam al Qur’an, Yuk kita kenali dulu apa itu Komunikasi Dakwah? Komunikasi Dakwah Komunikasi artinya suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak ke pihak yang lain baik secara verbal maupun non verbal. Sedangkan pengertian dakwah adalah panggilan, seruan, atau ajakan yang asal katanya (masdar) dari Bahasa Arab da’a-yad’u. Adapun secara istilah ialah ajakan kepada jalan Allah swt. sesuai dengan akidah, syariah, dan ahlak karimah.   Di dalam al-Qur’an terdapat jenis-jenis perkataan atau komunikasi yang digunakan. Apa saja itu? 1. Perkataan yang Baik (Qaulan Ma’rufa) Qaulan Ma’rufa   artinya perkataan yang baik, ungkapan yang pantas, santun yang tidak menyakiti atau menyinggung perasaan. Selain itu, qaulan ma’rufa adalah perkataan yang penuh dengan manfaat, sehingga menghasilkan kebaikan.   ﴿ وَلَا تُؤْتُوا السُّ...